Shopping cart
Your cart empty!
Kemampuan storytelling visual Maya Indriani yang diasah di MSD membawanya menjadi editor andalan untuk program dokumenter televisi.
Di balik tayangan dokumenter televisi yang menyentuh hati dan memukau mata, ada tangan dingin seorang Maya Indriani. Lulusan Media Sarana Digital (MSD) jurusan Penyiaran ini telah menancapkan karirnya sebagai Senior Video Editor di salah satu stasiun televisi berita terbesar di Indonesia. Ketertarikan Maya pada dunia visual bermula saat ia pertama kali memegang kamera di studio MSD. Fasilitas studio yang lengkap dan standar industri di kampus membuatnya terbiasa dengan ritme kerja produksi yang ketat dan menuntut perfeksionisme.
Maya mengenang masa-masa kuliahnya di MSD sebagai periode eksplorasi kreatif yang tak terbatas. Dosen-dosen di MSD tidak hanya mengajarkan cara mengoperasikan perangkat lunak editing, tetapi juga cara bercerita (storytelling) melalui potongan gambar. "Teknik bisa dipelajari di mana saja, tapi rasa dan emosi dalam sebuah video, itu yang ditanamkan kuat di MSD," ungkap Maya. Kemampuannya merangkai narasi visual inilah yang membuatnya sering dipercaya menangani program-program feature yang membutuhkan kedalaman cerita.
Tantangan bekerja di industri televisi yang serba cepat menuntut Maya untuk bekerja efisien tanpa mengorbankan kualitas. Ia bersyukur pernah digembleng melalui tugas-tugas deadline ketat selama di MSD, yang membuatnya tidak kaget saat harus mengedit berita breaking news dalam hitungan menit. Selain itu, jaringan alumni MSD yang luas di industri media juga membukakan banyak pintu peluang baginya saat awal meniti karir, membuktikan solidnya ikatan kekeluargaan antar lulusan.
Kini, Maya tidak hanya aktif sebagai editor, tetapi juga menjadi mentor bagi para intern yang magang di kantornya. Ia sering merekomendasikan mahasiswa MSD karena ia tahu betul kualitas kurikulum yang mereka pelajari. Maya berharap industri penyiaran Indonesia semakin maju dengan hadirnya talenta-talenta muda dari MSD yang tidak hanya jago teknis, tetapi juga memiliki etika jurnalistik dan kreativitas yang tinggi dalam berkarya.